Berkunjung Ke Rumah Pak Bos!




Siang tadi ada nomor nggak dikenal yang menghubungi handphone gue. Sebelum diangkat, gue sempat memperhatikan nomor itu baik-baik.

“Normornya kayak nggak asing” Ucap gue dalam hati.

Kalau nomornya nggak asing tapi nggak gue save, itu berarti pemilik nomor itu pernah menghubungi gue lebih dari sekali dan pasti dia punya masalah sama gue sehingga nomornya ogah gue save. Entah itu dari asuransi, dealer motor yang nawarin sekolah BPKB, atau kalau dulu, temen-temen geje gue yang sengaja nelpon buat dengerin NSP.

Ada Hantu Di Kantor!



Sudah jadi kebiasaan saat jam istirahat, beberapa dari kami berkumpul di baleho belakang kantor untuk sekedar bercengkrama atau berbagi keluh kesah. Tempatnya teduh, banyak kursi bekas, beberapa meja, dan yang paling penting letaknya agak tersembunyi, sehingga pak bos tidak bisa melihat kami bersantai meskipun jam istirahat telah usai.

Ini adalah tempat favorit bagi kami. Tidak hanya saat istirahat, namun juga saat sedang bosan diruang kerja, kami biasa pergi kesini sekedar untuk menenangkan diri atau lebih tepatnya malas-malasan.

Supir Untuk Pak Bos Andalangue!



Pak Steve datang dengan buru-buru, emang udah kebiasaannya setiap pagi kalo dia datang pasti buru-buru. Gue jarang banget liat dia jalan santai, paling pelan itu dia jalan dengan kecepatan 10 km/jam atau sama dengan kecepatan lari gue pas lagi kebelet. Selain itu, dia jalan bisa lebih cepat lagi.

Kalo gue tanya kenapa dia selalu buru-buru, dia bilang, “Saya nggak buru-buru, tapi kamu aja yang kalo jalan loyo”

JLEB. Terkadang memang ada sesuatu yang kita nggak perlu tau jawabannya.

Kantor Baru, Semangat Baru!



Halo gay-s

Apa Kabar? *Salamin satu-satu*

Selama beberapa bulan ini, banyak hal yang udah gue lalui tapi selalu lupa gue tulis disini.  Dari mulai hal penting seperti gue kayaknya mulai yakin kalo bumi itu datar, sampai yang nggak penting seperti kadar gula darah gue yang udah mulai tinggi.