Rabu, 24 April 2013

Woy..Dengerin Gue...!!


Hallo…Hallo..

Huaaah…seneng rasanya akhirnya gue punya blog juga…Sebagai pendatang baru gue sampaikan “salam kenal” buat kalian semua blogger seluruh Indonesia. Atau se gak nya buat kalian blogger yang gak sengaja nyasar ke blog gue. Hehe…

Oke, meskipun gue masih bingung dengan pengaturan template dan segala-tetek-bengek yang ada di blog ini, gue tetep mau mencoba berbagi ke kalian semua tentang hal utama yang “harus” dimiliki seorang newbie kayak gue. Hal apakah itu? Yak..benar, ALASAN MENULIS..!

Sekarang ini udah banyak banget orang yang punya blog dan alasan mereka bikin blog pun bermacam-macam. Maklum sih, karena blog bukan cuma sekedar tempat bercuap-cuap ria dengan bantuan keyboard dan sinyal modem yang memadai, tapi udah dimanfaatin buat media bisnis bahkan buat cari jodoh. Kayak temen gue, sebut aja namanya Waluyo. Dia seorang pengusaha sabun aroma mengkudu. Waluyo ngegunain blog sebagai salah satu media promosinya karena blog itu bisa dilihat ama siapapun dan dimanapun. Apalagi di zaman serba internet kayak sekarang. Tapi berita terakhir yang gue denger, perusahaan Waluyo udah ditutup karena sabunnya sering disalah gunakan ama cowok-cowok hiperseks.

Lain lagi temen gue, Iskandar. Doi ngegunain blog sebagai media cari jodoh. Iya..Iskandar punya blog yang semua postingannya adalah foto dirinya yang udah di edit 273 kali pakai photoshop biar keliatan kece. Tidak lupa juga dia menyelipkan riwayat penyakit bapaknya sekaligus daftar warisan bapaknya itu, yang kelak bakal diterimanya buat jaga-jaga kalo tampangnya ternyata kurang meyakinkan para wanita-wanita sensual diluar sana.

Oke …Back to the topic…

Motivasi dan alasan terbesar gue menulis adalah karena kurangnya orang yang mau meminjamkan kupingnya 15 menit doang buat dengerin cerita atau curhatan gue. Tapi bukan berarti blog cuma gue anggep sebagai tempat pelarian doang. Inget, setiap orang selalu mencari kenyamanan dalam hidup dan kenyamanan itu kadang tidak selalu berasal dari pilihan pertama, mungkin dari pilihan kedua, ketiga dan seterusnya. Syukur-syukur ada diantara kalian yang bisa bahagia atau minimal bisa senyum pas baca tulisan gue. Karena gue juga bangga kok bisa membuat orang lain senang.

Jangankan senang, kalo misalnya gak ada yang mau baca tulisan lo gimana?

Iya juga sih… Tapi se-gak nya gue bisa dapetin tempat cuap-cuap yang gak bakal ketiduran atau sok sibuk pas gue lagi butuh temen cerita. Terserah orang mau baca tulisan gue apa gak, yang penting gue udah ngeluarin uneg-uneg yang selama ini belum bisa gue keluarin secara tuntas lewat blog ini.

Jadi dalam postingan ini gue akan membahas mengenai pentingnya mendengar dan didengarkan.

Tuhan memberikan kita telinga gunanya adalah untuk mendengarkan mulut berbicara, juga sebaliknya. Karena tanpa mulut, telinga cuma sekeping tetelan tulang lunak yang nempel dikepala. Sedangkan tanpa telinga, maaf, liat aja orang yang udah tuli dari lahir gak akan bisa bicara karena dia gak pernah dengerin dan tau cara orang-orang disekitarnya  mengucapkan kosa kata.

Berangkat dari pemahaman sesat inilah, gue berkeyakinan bahwa setiap orang yang bisa berbicara, sangat perlu untuk juga bisa mendengarkan. Termasuk dengerin curhatan temen yang abis digebukin karena telat bayar iuran fitness.

Nah..kebetulan gue baru inget cerita tentang temen gue, Solihin, dan pacarnya, Suharti. Mereka ceritanya udah pacaran lama banget. Sejak kerajaan Majapahit baru jadi pondasinya aja. Bahkan saking lamanya mereka pacaran, gak ada lagi yang namanya jaim-jaiman. Semua udah tau kekurangan dan kelebihan masing-masing. Namun suatu ketika, sifat kemanusiaan mereka keluar, munculah suatu perasaan yang merupakan cobaan paling dahsyat dalam menjalin sebuah hubungan, BOSAN.
Solihin bosan dengan kebiasaan Suharti ngemil odol. Begitupun Suharti, bosan dengan gaya berpakaian Solihin yang mirip pendekar-pendekar Siliwangi. Manusia itu dilahirkan berbeda-beda satu dan lainnya, tujuannya adalah agar mereka selalu menemukan perbedaan dan sesuatu yang baru dari individu lain agar tidak ada perasaan jenuh #MulaiBijak

Suatu hari, Solihin datang ke kontrakan Suharti dengan niat untuk menceritakan kegundahan hatinya mengenai UN di Indonesia yang di undur terus.

“Har.. aku mau cerita nih.” Ucap Solihin dengan muka lesu kayak abis disodomi Debt-Collector

“Carita apa..?” jawab Suharti cuek sambil BBM an sama satpam kampus.

“Kok UN SMA di undur terus ya? aku sebagai joki mahasiswa baru kan, jadi telat juga dapet job”

“Mbuh lah..takon karo Eyang Subur!!”

“Kok koe ngono sih Har, aku kan cuma tanya! Oke kalo kamu gak suka, aku ra bakal takon karo koe meneh! Jancuk!” Solihin mulai emosi.

“Yo wes, sakarepmu su..!! Pergi sana..!! dan berhenti panggil aku “Har”, aku bukan Bahar!!”

Solihin pun pergi meninggakan kontrakan Suharti dengan terburu-buru karena emosi. Dan sejak saat itu Solihin gak pernah lagi ketemu Suharti sampai sekarang.Ya..mereka putus! Artinya, hubungan cinta yang telah mereka bina sejak lama itu pun kandas kerena kebosanan yang menyebabkan keengganan telinga Suharti untuk dengerin curhatan Solihin.

Dari kisah penuh kata-kata saru di atas, kita bisa liat betapa orang itu butuh yang namanya di dengarkan. Karena dengan didengarkan, orang akan merasa masalah yang sedang dihadapinya terbagi menjadi dua dan lebih gampang untuk diselesaikan. Begitupun yang mendengarkan, banyak pelajaran yang bisa diambil dari apa yang kita dengar dari mulut orang lain. Didengar dan mau mendengar itu wajar, didengar tapi gak mau mendengar itu kurang ajar...

Sekian dulu deh pembahasan gue di postingan pertama ini. Gue yakin keputusan gue buat ngeblog ini bener, karena pastinya kalian adalah seorang blogger budiman yang mau mendengarkan. Buktinya, mau baca postingan ini sampai habis…hehehe

Buat kalian yang punya saran atau kritik tentang apapun silahkan tulis comment dibawah yay…

Salam Pedottt …


 



4 komentar:

  1. ini Blog personal kan ya???? Kalo mau punya banyak teman blogger gabung aja dengan "BLOGGER ENERGY" pasti blog loe tambah kece... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. caranya gimana ya mas bro??
      gue baru nih di blog...

      Hapus
  2. Eh tulisan elo asyik, gue enjoy bacanya ...
    Nanti kalo elo udah dikonfirm dan resmi jadi member blogger energy ..
    Elo harus ikut acara 'nulis bareng blogger energy'
    Temanya kisah cinta absurd..
    Bikin pake gaya tulisan elo yang begini ye...
    Cakep!

    Kalo ada kurang jelas mention aja di @BloggerEnergy

    BalasHapus
  3. thanks...
    ini lagi daftar ke blogger energy...nunggu tanggal 9 lagi broo..hehe

    BalasHapus